Halo.
Hai.
Sudah habis kata-kata sepertinya.
Semua sifatnya ‘terlalu’.
Kata ‘entah’ juga sudah tidak pantas diucapkan.
Hal yang wajar ketika berada di luar batas wajar.
Tertawa itu belum tentu senang.
Menangis itu belum tentu sedih.
Sebegitunya apa yang ada.
Lagi-lagi hanya bisa menjawab ‘waktu’.
Tak ada kata percuma.
Semua yang ada itu ‘salah’.
Beranikan diri untuk memilih salah satu dari yang ‘salah’.
Tak ada kata menyesal.
Semua yang ada itu ‘maju’.
Beranikan diri untuk membuat baru dan melangkahkan kaki
lebih jauh.
Menyerah pun tidak.
Menerima apa ‘adanya’......
Bisa jadi.
Semua itu memang apa yang ada.
Selesai.
No comments:
Post a Comment