Mungkin gak perlu basa-basi yang berlebihan yaa. Cukup
kalian tau aja kalo “First Time We Met” ini adalah salah satu keajaiban yang
ditimbulkan oleh teman-teman yang menemani masa SMA gue. They’re all a good writer. Setiap orang punya cara untuk
menyampaikan sesuatu, gak ada cara yang salah atau bener.
Gue pribadi sebenernya bukanlah orang yang pandai menuliskan
suatu kata. Gue lebih prefer sama ‘memantau’ tulisan orang aja, karena itu seru
HAHA. Tapi kadang penasaran juga sama setiap perasaan yang ada dibalik tulisan
itu sendiri. Apa memang mungkin tulisan itu menggambarkan 100% isi hatinya?
Jawaban gue sih ya, mungkin hanya beberapa persen aja, beberapa persen yang
paling ‘penting’ dalam hidupnya yang dapat orang-orang saksikan. Tulisan itu
bisa lu artikan bila memang disampaikan secara tersirat, dan bisa langsung
dipahami bila tersurat.
Well, baru 2 paragraf gue menulis jujur masih kikuk dan
masih sering-sering nge’backspace’ tulisan yang udah gue tulis hahahaha. Gue
juga mikirin kata-kata yang tepat dan pantas untuk gue tulis didalam layar ini.
Mungkin dengan gue memberitahu kalian kalo gue ngapus tulisan dan segala macem,
kalian berfikir kalau gue adalah orang yang banyak mikir? Gue aja juga nanya
sama diri gue. Harusnya sih yaaa, kalo yang namanya nulis tentang diri sendiri
yaaa nulis aja, karena tulisan itu akan melambangkan ‘siapa diri lu yang
sebenarnya’.
Teman-teman gue bilang “keajaiban ke 8 kalo Della nulis
blog”. Yaaah, sampe bener tulisan ini gue post di blog gue (yang baru saja gue
bikin) ini, gue mewujudkan keajaiban itu. Sometimes orang butuh bukti bukan
janji.
Gue mau ngucapin terima kasih ‘aja’ buat si penulis hebat
yang pertama SARITA ANGGUN KINANTI yang udah nulis semua pengalaman hidupnya
yang karena itu membuat gue nyaman untuk mengetahuinya. Gue memahami tulisannya
sejak SMP dan gue penggemar blognya (saritasepuluhtiga.blogspot.com). gue
mengikuti setiap perkembangan ceritanya. Memang terkadang gue include di dalam postnya,
tapi bukan berarti gue memantau kehadiran gue didalamnya wakakakka. Justru gue
mamahami setiap kalimat yang dia tulis, daaaan gue pribadi menilai kalau dia berubah.
Yaa lu pikir aja bahasa anak SMP sama SMA gimanaa. Gue menilai sih kalo
sekarang post yang di hasilkan memang lebih ada kesan dan bahasanya lebih
bermakna. Gak heran kalo banyak orang yang suka sama blog dia hehehe. Well keep
writing ya sar. Gue pasti baca-_-
Terus penulis hebat yang kedua AISYAH JASMINE YOGASWARA yang
udah nulis banyak apalagi tentang ‘her love life’. Menurut gue cara pandang
aisyah dengan sarita sebagai penulis emang beda. Terkadang Aisyah itu menulis
secara tersirat, di banding Sarita yang lebih kepada tersurat. Aisyah puitis.
Tergambar memang dari tulisannya karena di dunia nyatanya dia adalah si pembaca
novel akut, dan pernah menang lomba membuat puisi. Gak heran sih. Tapi bicara
soal perkembangannya, gue emang kurang paham. Gue kenal dia pas SMA. Jadi yang
gue tau adalah Aisyah di masa SMA dengan tulisannya yang tersirat dan puitis
itu. Blognya Aisyah(jasmineandherlife.blogspot.com). jadi kalo penasaran langsung buka aja ya blognyaa hehe.
So gak ada salahnya gue mencoba untuk menulis. Mungkin aja
dengan itu bakal ada sesuatu yang sedikit demi sedikit berubah di dalam diri
gue dan membuka cara pandang gue tentang arti penting sebuah tulisan.
Jadi The First Time We Met itu apa?
Yap, ini adalah pertemuan pertama kita disini.
And this is the eighth wonder of the world.
Respectfully,
Della
No comments:
Post a Comment