Sunday, January 12, 2014

The First Time We Met?

Mungkin gak perlu basa-basi yang berlebihan yaa. Cukup kalian tau aja kalo “First Time We Met” ini adalah salah satu keajaiban yang ditimbulkan oleh teman-teman yang menemani masa SMA gue. They’re all a good writer. Setiap orang punya cara untuk menyampaikan sesuatu, gak ada cara yang salah atau bener.

Gue pribadi sebenernya bukanlah orang yang pandai menuliskan suatu kata. Gue lebih prefer sama ‘memantau’ tulisan orang aja, karena itu seru HAHA. Tapi kadang penasaran juga sama setiap perasaan yang ada dibalik tulisan itu sendiri. Apa memang mungkin tulisan itu menggambarkan 100% isi hatinya? Jawaban gue sih ya, mungkin hanya beberapa persen aja, beberapa persen yang paling ‘penting’ dalam hidupnya yang dapat orang-orang saksikan. Tulisan itu bisa lu artikan bila memang disampaikan secara tersirat, dan bisa langsung dipahami bila tersurat.

Well, baru 2 paragraf gue menulis jujur masih kikuk dan masih sering-sering nge’backspace’ tulisan yang udah gue tulis hahahaha. Gue juga mikirin kata-kata yang tepat dan pantas untuk gue tulis didalam layar ini. Mungkin dengan gue memberitahu kalian kalo gue ngapus tulisan dan segala macem, kalian berfikir kalau gue adalah orang yang banyak mikir? Gue aja juga nanya sama diri gue. Harusnya sih yaaa, kalo yang namanya nulis tentang diri sendiri yaaa nulis aja, karena tulisan itu akan melambangkan ‘siapa diri lu yang sebenarnya’.
Teman-teman gue bilang “keajaiban ke 8 kalo Della nulis blog”. Yaaah, sampe bener tulisan ini gue post di blog gue (yang baru saja gue bikin) ini, gue mewujudkan keajaiban itu. Sometimes orang butuh bukti bukan janji.

Gue mau ngucapin terima kasih ‘aja’ buat si penulis hebat yang pertama SARITA ANGGUN KINANTI yang udah nulis semua pengalaman hidupnya yang karena itu membuat gue nyaman untuk mengetahuinya. Gue memahami tulisannya sejak SMP dan gue penggemar blognya (saritasepuluhtiga.blogspot.com). gue mengikuti setiap perkembangan ceritanya. Memang terkadang gue include di dalam postnya, tapi bukan berarti gue memantau kehadiran gue didalamnya wakakakka. Justru gue mamahami setiap kalimat yang dia tulis, daaaan gue pribadi menilai kalau dia berubah. Yaa lu pikir aja bahasa anak SMP sama SMA gimanaa. Gue menilai sih kalo sekarang post yang di hasilkan memang lebih ada kesan dan bahasanya lebih bermakna. Gak heran kalo banyak orang yang suka sama blog dia hehehe. Well keep writing ya sar. Gue pasti baca-_-

Terus penulis hebat yang kedua AISYAH JASMINE YOGASWARA yang udah nulis banyak apalagi tentang ‘her love life’. Menurut gue cara pandang aisyah dengan sarita sebagai penulis emang beda. Terkadang Aisyah itu menulis secara tersirat, di banding Sarita yang lebih kepada tersurat. Aisyah puitis. Tergambar memang dari tulisannya karena di dunia nyatanya dia adalah si pembaca novel akut, dan pernah menang lomba membuat puisi. Gak heran sih. Tapi bicara soal perkembangannya, gue emang kurang paham. Gue kenal dia pas SMA. Jadi yang gue tau adalah Aisyah di masa SMA dengan tulisannya yang tersirat dan puitis itu. Blognya Aisyah(jasmineandherlife.blogspot.com). jadi kalo penasaran langsung buka aja ya blognyaa hehe.

So gak ada salahnya gue mencoba untuk menulis. Mungkin aja dengan itu bakal ada sesuatu yang sedikit demi sedikit berubah di dalam diri gue dan membuka cara pandang gue tentang arti penting sebuah tulisan.

Jadi The First Time We Met itu apa?

Yap, ini adalah pertemuan pertama kita disini.


And this is the eighth wonder of the world.

Respectfully,


Della

No comments:

Post a Comment